Berita
13 Sep 2023 11:21:22
Admin
Festival seni memperingati hari kebangkitan pramuka ke- 62 (18/8) masih menjadi moment yang sangat luar biasa bagi peserta Perjusa pangkalan SLB Bhakti Luhur Malang,sehingga berbagai kratifitaspun ditampilkan dalam memeriahkan acara tersebut,festival yag diadakan di lapangan Komplek Dieng 40 ,itu diawali dengan api unggun,beserta yel-yel dari peserta SMALB tunagrahita,yang membangkitkan rasa semangat para peserta PerJuSa untuk menunjukkan bakat yang dimilikinya.terlihat dari peserta SDLB membawakan terian pelajar Pancasila,yang dengan lincahnya menampilkan tariannya,yang meski dalam suasana malam serta dingin,tetapi terlihat dari penonton yang riuh memberikan tepukan tangan atas penampilan mereka,setelah itu disusul juga,nyanyian dari peserta SDLB dan SMA tunanerta yang mempersembahkan suara-suara emasnya,sehingga beberapa penonton seketika mengambil gambar dan video untuk mengabadikan momen tersebut dan terlihat juga yang bernyanyi bersama ,oleh karena bahagianya dengan penampilan tersebut.Nampak juga peserta dari SMPLB deaf class yang tidak heboh menampilkan tarian “dreamers”mereka,anehnya meskipun terhambat oleh pendengaran,mereka tetap dengan sangat lincah menampilkan gerakkannya.tidak hanya itu,kreatifitaspun dating dari para guru yaitu para guru SDLB yang dengan lihai membawakan tarian”gundul-gundul pacul. meski usia renta namun semangat untuk berkarya ternyata tidak diukur dari sebuah usia,begitulah yang dikatakan oleh Ibu Lusi selaku Pembina dari SDLB,kemudian juga penampilan dari guru-guru muda yang membawakan tarian kreasi dari tanah Flores,gerakannya lincah,menunjukan bahwa kita sebagai anak muda harus mampu menjaga keutuhan Budaya bangsa sendiri,Penampilan dari SMPLB Tunagrahita ,yang tidak kalah semangat menghibur para penonton yang dating kala itu.dan akhirnya acara ditutup dengan penampilan flashmob dari peserta SMP-SMALB deaf class yang berhasil membuat para penonton melongo oleh karena penampilan mereka yang luar biasa sehinga membuat para penonton untuk makin dekat menyaksikan penampilan tersebut.Sebagai penutup Ibu.Yohana Mai Muri,S.Pd selaku Pembina pramuka melalui pesannya mengatakan ”kreatifitas itu membutuhkan perjuangan dan kerja keras agar mendapat hasil yang baik,untuk itu saya mengucapkan terimakasih utnuk emua yang telah bekerja sama untuk memperlancar festival pada malam hari ini ,dan festival ini bukan hanya diadakan untuk kesenangan semata melainkan pertama –tama untuk memberikan semangat bagi kita semua agar berani mengskplor diri melalui talenta yang kita miliki.
Managed By ABK Istimewa
@2022 - 2026